November 2024

Pelatihan Ilmu Jurnalistik Dasar dan Fotografi Bagi Mahasiswa Departemen Pendidikan Sejarah FKIP USK

Ketua Departemen Pendidikan Sejarah Nurasiah, S.Pd., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan lulusan sarjana pendidikan harus memiliki keterampilan lain diluar ilmu dasar yang diperoleh di perguruan tinggi termasuk diantaranya harus mampu menulis dan meneliti khususnya pada bidang Sejarah. Lanjutnya, dengan membekali mahasiswa pelatihan jurnalistik Sejarah, ini merupakan salah satu cara agar mereka memiliki bekal kemahiran di bidang menulis dan bukan hanya sekedar pelatihan semata namun juga bisa berlanjut hingga para mahasiswa benar-benar mampu membuat laporan berita layaknya jurnalistik professional.

Dalam pelaksanaan pelatihan, Muhammad Saifullah memperkenalkan teknis dasar menulis berita. Teknik ini dianggap penting bagi seorang mahasiswa pendidikan sejarah saat menulis tugas akhir dalam sebuah penelitian nantinya. Sementara Fahzian Aldevan menjelaskan tentang teknik dasar fotografi jurnalistik. Pengetahuan tentang dasar-dasar fotografi ini juga cenderung diperlukan mahasiswa ilmu pendidikan khusunya keilmuan sejarah, agar mahasiswa mampu mengolah informasi sejarah yang benar sesuai dengan bukti-bukti yang relevan. Bukti tersebut dapat didokumentasikan dalam bentuk foto.

Pelatihan-pelatihan seperti ini kiranya dapat dilakukan dalam satu tahun sekali untuk membekali pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam proses pengembangan potensi dan kemapuannya sebelum ia terjun ke dunia kerja yang sesungguhnya.

Prof. Dr. Husaini, M.A. Resmi Dikukuhkan sebagai Guru Besar Departemen Pendidikan Sejarah di Universitas Syiah Kuala

Departemen Pendidikan Sejarah FKIP USK akhirnya mendapatkan satu dosen yang telah meraih pencapaian gelar tertinggi akademik guru besar (profesor) yaitu Prof. Dr. Husaini, M.A. pada bidang Ilmu Arkeologi. Pengukuhan guru besar dilakukan melalui sidang Senak Terbuka Akademik Universitas secara hikmat di Gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh, Rabu 13 November 2024. Acara ini dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua dan sekretaris departemen pendidikan sejarah, serta dosen-dosen yang merupakan rekan kerja beliau.

WhatsApp Image 2024-11-13 at 10.17.21
WhatsApp Image 2024-11-12 at 21.58.41

Prof. Dr. Husaini, M.A kini resmi menyandang gelar professor di Departemen Pendidikan Sejarah FKIP USK. Dalam pidato pengukuhannya, beliau mempresentasikan orasi ilmiah bertajuk Dari Lamuri ke Kampung Pande Hingga Nusantara; Analisis Perkembangan Islam Berdasarkan Bukti Arkeologi. Secara umum, kajian mengenai awal Islam di Aceh menyebutkan bahwa Islam telah ada di Aceh sejak abad pertama Hijriah atau pada abad ke-7 Masehi (Hasjmy,1983:37), namun kajian itu belum ditemukan sumber yang jelas secara ilmiah yang menunjukkan bahwa pada abad itu telah ada wujud sebuah kerajaan Islam di Aceh. Walaupun Islam telah wujud di Aceh pada saat itu, namun masih terbatas dalam bentuk komunitas, bukannya dalam bentuk sebuah kerajaan yang terorganisir dalam suatu pemerintahan. Hasil temuan baru terutama didasarkan pada bukti batu nisan yang terdapat di Lamreh Krueng Raya Aceh Besar menunjukkan bahwa kawasan ini merupakan tempat awal Islam di Aceh dan Nusantara. Lamuri kemudian berpindah ke Kampung Pande telah banyak meninggalkan jejaknya berupa bukti arkeologi yang dapat dijumpai hingga sekarang ini. Dari kawasan ini kemudian berkembang ke berbagai pelosok lainnya hingga ke Nusantara. Bebagai temuan tinggalan Arkeologi Islam warisan Lamuri dapat dijumpai di berbagai kawasan.

Pidato orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Husaini, M.A mengajarkan kepada semua bahwa legalitas pengaruh Islam di Nusantara perlu di perjelas sebagai informasi yang bisa diterima oleh masyarakat luas.  

Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Marwan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Pengukuhan ini tidak hanya menjadi bukti atas dedikasi dan kerja keras, tetapi juga sebagai tonggak kemajuan perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata pada dunia akademik dan masyarakat luas,” ujar Rektor.

WhatsApp Image 2024-11-13 at 11.40.49
WhatsApp Image 2024-11-13 at 11.33.27
WhatsApp Image 2024-11-13 at 11.49.30

Pengukuhan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika, khususnya para dosen muda, untuk terus mengembangkan kualitas penelitian dan pendidikan di Departemen Pendidikan Sejarah dalam menekankan pentingnya kolaborasi lintas disiplin dalam menjawab tantangan global. Selain itu dengan adanya guru besar pertama di Departemen Pendidikan Sejarah mampu membangun atmospir yang kuat dalam peningkatan kualitas mutu pendidikan.